TIPS Bagi yang Pacaran Jarak Jauh :)

Banyak orang beranggapan bahwa Long Distance Relationship a.k.a LDR a.ka
pacaran jarak jauh adalah hal terburuk dalam logika penantian
seseorang. Dimana suatu hubungan atas dasar cinta dan kasih terpisah
oleh ruang, jarak, dan waktu. Dimana pertemuan nyata tak bisa selalu
dilakukan secara intens dan konstan, tapi apakah alasan pertemuan yang
jarang dan terpisah oleh batas jarak adalah alasan utama dalam kandasnya
hubungan jarak jauh? Berikut ini tips dari saya bagi yang (terpaksa)
“menganut paham” long distance relationship. Check this out!
1. Saling Percaya
Setiap hubungan, entah pacaran atau berteman, entah hubungan yang telah berjalan singkat atau pun lama tetap membutuhkan rasa saling percaya. Itulah yang memperkuat langgengnya suatu hubungan, karena melalui tindakan saling percaya itulah, pasanganmu akan lebih merasa dihargai sebagai seseorang yang memang pantas kamu dicintai. Sikap saling percaya secara
tidak langsung juga menunjukkan seberapa dalam kamu mengenal
pasanganmu, kamu memercayai dia karena kamu mengenal dia dengan begitu
dalam. Cinta bukan tentang saling menuduh apalagi saling menerka,
cinta itu saling percaya karena kau mencintai dia makanya kau
mempercayainya.
2. Saling Menjaga Hubungan dengan Teman-Teman yang Ada Di Jejaring Sosial
Pacaran jarak jauh biasanya mengandalkan beberapa jejaring sosial
sebagai peredam rindu walaupun hal tersebut tak menjamin perasaan rindu
akan segara hilang, tapi setidaknya jejaring sosial “membantu”
melampiaskan rasa rindu itu, walau hanya memandang fotonya, walau hanya
membaca tulisan-tulisannya. Jadi, apakah hubungannya antara menjaga
hubungan baik dengan teman di jejaring sosial dengan kekasih yang berada
jauh disana? Simple! Hubungannya adalah soal kecemburuan yang bisa saja
ada karena salah menerka dan salah sangka. Misalnya, kamu sedang wall
to wall atau mention-an dengan seorang lawan jenis yang tidak dikenal
oleh kekasihmu dan saat kekasihmu online facebook atau twitter dia
mencak-mencak dan mulutnya terus saja merancau karena membaca wall to
wall dan mention-an kalian, lebih parah lagi kalau ada kata-kata mesra
dan emote kiss bertebaran dalam tulisanmu dengan teman lawan jenismu
itu. So, tetap jaga caramu berkomunikasi dengan teman-teman dunia
mayamu, ingat batasannya, bukan berarti tak sama sekali menggunakan
jejaring sosial.
3. Saling Mengerti Kesibukan dan Kegiatan Masing-Masing
Yap! Ini juga adalah hal yang sangat penting, karena ketika kita mampu
mengerti kesibukan dan kegiatan masing-masing, tidak ada lagi
pertengkaran membabi buta dan cekcok yang sebenarnya tak perlu terjadi.
Hal ini yang biasanya jadi kendala, karena pesan singkat tak segera
dibalas, karena telephone yang tak diangkat, menyebabkan kecurigaan yang
tak beralasan, padahal si dia sedang sibuk dengan tugas-tugasnya,
padahal si dia sedang membahas hal yang penting dengan orangtuanya. See?
Kalau saling mengerti kesibukan dan kegiatan masing-masing, tentu tak
ada yang dapat mengganggu hubungan kalian. Jarak tetaplah jarak, “dia” tak mampu hancurkan perasaanmu.
4. Saling Berpikiran Positif dan Tidak Over Protective
Runtuhnya suatu hubungan jarak jauh bisa saja karena keteledoran dari
pikiran orang-orang yang menjalaninya, dan salah satu penyebabnya adalah
terlalu sering nefting (negatif thinking) pada seseorang yang dicintai.
Pliss, jangan terlalu menurut pada apa yang otakmu katakan,
karena kau juga harus melibatkan hatimu saat menilai suatu hal baik atau
buruknya, begitu juga dengan pasanganmu. Kau tak boleh
terus-terusan menuduh dia ini itu karena kau terlalu dikendalikan oleh
pikiranmu yang negatif, dengan perlakuanmu yang seperti itu, dia akan
merasa bahwa kau tak menghargai dia sebagai kekasih. Begitu juga jangan
terlalu over protective, karena walaupun dia kekasihmu, dia juga harus
punya ruang untuk bersosialisasi, jangan batasi lingkungan pergaulannya
dengan cara berlebihan. Percayalah pada dia, kekasihmu. Jika dia benar-benar mencintaimu, dia tidak akan mempermainkan rasa kepercayaanmu.
5. Saling…
Dari semua tips di atas, selalu diawali dengan kata SALING, mengapa? Karena kata SALING berarti dilakukan berbarengan, tidak jalan sendiri-sendiri, dan tidak kuat sendiri-sendiri. Suatu hubungan akan bertahan jika dua orang saling berkorban, bukan hanya satu orang saja yang berkorban. Jika hanya satu orang saja yang berkorban, maka hubungan itu akan timpang, melangkah hanya dengan “satu kaki”. Satu orang berkorban untuk suatu hubungan, maka orang lain juga harus ikut berkorban, itulah yang disebut KEKUATAN.
Gimana tipsnya? SESUATU BANGET kan? :D Oh iya, satu lagi nih dari gue,
jangan terlalu takut kalau someday kekasih lo disosor orang lain, kalau
kekasih lo sayang sama lo, dia enggak akan serong kanan dan serong kiri,
tapi kalau dia berani serong kanan serong kiri, yaaaaah itu pertanda
dari Tuhan bahwa dia bukan yang terbaik buat lo, berarti lo MASIH SANGAT
PUNYA BANYAK kesempatan untuk menemukan yang lebih baik :) Tetap cintai kekasihmu, walaupun kalian terpisah jarak dan waktu :’)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar